HAVENIA | Bagaimana Warna Mempengaruhi Penjualan
21452
post-template-default,single,single-post,postid-21452,single-format-standard,ajax_fade,page_not_loaded,,select-theme-ver-3.7,wpb-js-composer js-comp-ver-5.0.1,vc_responsive
penjualan

Bagaimana Warna Mempengaruhi Penjualan

Penelitian menunjukkan bahwa warna sebuah produk mempengaruhi 60 – 80% keputusan konsumen dalam membeli. Dengan kata lain, salah memilih warna dapat mengakibatkan penjualan / bisnis yang buruk. Warna adalah hal pertama yang akan diperhatikan konsumen pada logo / produk. Dan kebanyakan konsumen dapat menilai apakah warna yg digunakan cocok dengan perusahaan tersebut.

Dalam Peluncuran produk baru – tampilan dan warna produk menjadi faktor utama penentu dalam penjualan, karena hal itulah yg akan dilihat oleh konsumen pertama kali.

85% Konsumen mengandalkan warna sebagai salah satu alasan memilih produk tertentu.

Warna meningkatkan Brand Awareness sebanyak 80%. Brand / Logo yang mudah dikenal mempengaruhi tingkat kepercayaan konsumen.

Arti dari warna tidak berlaku secara universal. Warna yang memiliki arti tertentu di Amerika belum tentu memiliki arti yg sama di Asia. Misalnya: warna putih melambangkan kesucian dan kepercayaan, namun juga berarti kedukaan – yg dihindari di beberapa negara Asia. Berikut beberapa warna dan arti yang mempengaruhi konsumen dalam berbelanja : Warna memiliki kemampuan yg unik dalam menarik tipe pembeli tertentu & mempengaruhi perilaku berbelanja.

 

1 Comment

Post a Comment