HAVENIA | Desain yang terintegrasi dengan Marketing
21586
post-template-default,single,single-post,postid-21586,single-format-standard,ajax_fade,page_not_loaded,,select-theme-ver-3.7,wpb-js-composer js-comp-ver-5.0.1,vc_responsive

Desain yang terintegrasi dengan Marketing

Desain yang baik adalah desain yang menyampaikan pesan kepada konsumen secara tepat dan terintegrasi dengan eksekusi marketing, sama halnya dengan suatu orkestra dimana alat-alat musik dimainkan secara bersamaan menjadi suatu irama yang menyenangkan untuk didengar.

Hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum merencanakan Integrated Marketing :

1. Apa yang menjadi Tujuan?
Buatlah tujuan yg spesifik dan dapat diukur. Misal: jangan hanya mengatakan: “Ingin membuat lebih banyak konsumen tertarik dg brand / produk”, namun sebaiknya jelaskan lebih spesifik:
– apakah ingin menaikkan traffic ke website anda sebanyak 15% untuk 6 bulan ke depan?
– apakah ingin menaikkan pendapatan sebesar 10% dalam setahun ini?

2. Memilih jenis marketing tools yg tepat

Dibutuhkan ketrampilan dan kreatifitas untuk memilih dan menggabungkan jenis2 marketing tools yang tepat.
– apakah dengan pilihan tsb bisa menyampaikan pesan kepada target konsumen yg diinginkan?
– apakah pilihan tsb mendukung tujuan yg ingin diraih?

3. Memperhitungkan Anggaran
– berapa banyak budget marketing yg dianggarkan?
– kapan waktu yg tepat untuk mengeluarkan? apakah di bulan2 tertentu pada saat liburan?

4. Membuat Budget
Setelah mengetahui jenis marketing tools yg akan digunakan dan berapa banyak anggaran yg tersedia, maka budget dapat dibuat. Dalam pengelolaan kampanye, buatlah agar komponen online dan tradisional marketing dapat saling melengkapi satu sama lain. Misal mempromosikan event, promosi dan diskon di website dan facebook. Atau pengumuman hadiah jika me-like facebook fanpage di beberapa majalah atau koran.

5. Pengukuran dan Perbaikan
Pengukuran sukses sebuah kampanye dapat dilihat secara kualitatif atau kuantitatif. Misal pada tradisional media seringkali pengukurannya melalui : seberapa banyak konsumen yg sadar dan terkesan dengan brand, atau bisa melalui kupon atau berapa banyak telepon yg masuk. Sedangkan pada online, dapat diketahui berapa banyak orang yg melihat website dan mendaftar atau me-like facebook page.

6. Bekerja sama dengan Konsultan / Outsource
Terkadang merencanakan dan mendesain kampanye, membangun komunikasi dg konsumen di social media, memantau pergerakan website dan memberi respon balik, berhubungan dengan berbagai agen media, sambil mengelola email dan melakukan tahapan SEO secara bersamaan dapat membuat kewalahan. Jika kekurangan sumber daya manusia dan waktu, bisa mengambil langkah untuk menyewa konsultan / profesional di bidangnya baik itu freelance atau advertising agency.

Pada akhirnya proses integrated marketing yg didukung oleh desain yg solid akan dapat menyampaikan pesan yg tepat dan jelas kepada konsumen dimana hasilnya dapat diukur dan dijadikan landasan untuk langkah selanjutnya yg lebih baik lagi.

No Comments

Post a Comment