HAVENIA | Menyusun Strategi Pemasaran – Brand Engagement
21576
post-template-default,single,single-post,postid-21576,single-format-standard,ajax_fade,page_not_loaded,,select-theme-ver-3.7,wpb-js-composer js-comp-ver-5.0.1,vc_responsive

Menyusun Strategi Pemasaran – Brand Engagement

Strategi Pemasaran – Engagement Marketing bertujuan untuk melibatkan dan menuai respon konsumen. Kegiatan tsb mengajak mereka untuk berpartisipasi dalam pertumbuhan brand. Daripada melihat konsumen sebagai penerima pesan yg pasif, pemasar yang agresif akan berpikir bahwa lebih baik melibatkan konsumen dalam proses produksi dan penciptaan program pemasaran.

Engagement adalah sebuah cara modern yang memiliki konsep berbeda dari tradisional dan strategi pemasaran pada umumnya – dimana brand memberi kesempatan kepada konsumen dan masyarakat untuk turut serta dalam pembentukan pemasaran. Masyarakat dapat memilih pesan yg ingin diterima dan melalui media apa. Engagement dimulai pada saat seseorang mengambil inisiatif utk berkomunikasi, misal: sign up untuk menerima email bulanan, mengirim email utk meminta informasi atau memberi komen di artikel.

Dalam menyusun strategi Brand Engagement, hal-hal mendasar yg perlu diperhatikan adalah :
* Strategi Pemasaran yang terintegrasi internal dan eksternal
Di dalam perusahaan, para karyawan perlu ditraining dan diberi pengertian mengenai visi misi, strategi pemasaran dan kampanye yg sedang berjalan, sehingga mereka dapat memberi penjelasan yg tepat kepada konsumen. Hal ini sangat penting karena para karyawanlah yang menjadi pembawa pesan melalui pelayanan mereka sehingga persepsi konsumen terhadap brand dapat terbentuk dengan baik.

* Menawarkan informasi yang berguna namun dengan seijin konsumen
Walaupun internet dapat memudahkan perusahaan utk mendapat banyak data konsumen melalui newsletter atau email, namun jika tanpa seijin konsumen akhirnya akan menimbulkan pandangan negatif. Misal dengan melakukan email blasting. Sebaiknya menggunakan form subscription dengan insentif yg menarik spt pemberian voucher atau diskon sehingga akan memberikan benefit tambahan utk konsumen agar mau mendaftar dan menerima informasi berkala.

* Membina hubungan yang baik, secara personal
Sekarang ini banyak tools yang dapat digunakan perusahaan untuk membina hubungan dengan konsumen secara lebih pribadi satu persatu agar mereka merasa spesial dan dihargai dengan pelayanan yang memberikan sentuhan lebih. Hal ini pada akhirnya akan membangun loyalitas konsumen terhadap brand.

* Bertemu muka dengan muka
Hal ini dapat dilakukan dg berbagai aktifitas: road show, acara-acara dan pertemuan dalam memperkenalkan produk / brand dan sekaligus membina hubungan personal dimana konsumen dapat mengalami sendiri produk tsb.

* Pemberian Motivasi
Berilah alasan dan motivasi kepada konsumen agar membeli dan tetap terhubung dengan brand melalui program insentif atau membership.

* Pastikan janji yg telah disampaikan ke konsumen ditepati
Semua ini dapat dicapai jika telah ada manajemen yang baik antara marketing team – internal dan eksternal serta struktur layanan yg telah terkoordinasi dengan baik oleh perusahaan.

No Comments

Post a Comment